Tulis yang Anda cari

Berita Featured

Pelatihan Teknis Smart City Dukung Gerakan Menuju 100 Kota Cerdas Indonesia

Agung Harimurti
Share

Pusdiklat – Jakarta. Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) bekerja sama dengan Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) menyelenggarakan Pelatihan Teknis Smart City pada tanggal 25 hingga 29 November 2019. Pelatihan diselenggarakan di BPPTIK, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Litbang SDM, Basuki Yusuf Iskandar pada hari Senin (25/11/2019). Ini adalah pelatihan batch ke-1 dengan kuota 30 peserta terpilih berdasarkan hasil seleksi. Peserta berasal dari Kabupaten Magetan, Kabupaten Bima, Kota Malang, Kabupaten Batang Hari, Kabupaten Lebak, Kota Solok, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Pada salah satu sesi Pelatihan, peserta melakukan studi visit ke Bandung Smart City. Pada tempat tersebut para peserta mempelajari bahwa sesungguhnya Smart City bukan hanya merupakan permasalahan teknologi, tetapi juga bagaimana cara berpikir secara cerdas dalam pengelolaan sebuah kota.

Pelatihan teknis ini diselenggarakan untuk mendukung Gerakan menuju 100 Smart City di Indonesia. Gerakan menuju 100 Smart City merupakan program bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas, dan Kantor Staf Kepresidenan. Gerakan tersebut bertujuan membimbing Kabupaten/Kota dalam menyusun Masterplan Smart City agar bisa lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat maupun mengakselerasikan potensi yang ada di masing-masing daerah.

Sebuah kota dapat dikatakan Smart City jika di dalamnya lengkap dengan infrastruktur dasar, juga memiliki sistem transportasi yang lebih efisien dan terintegrasi. Sehingga meningkatkan mobilitas masyarakat. Konsep itu juga menciptakan kualitas hidup masyarakat yang terus meningkat, rumah dan bangunan yang hemat energi, bangunan ramah lingkungan dan memakai sumber energi terbarukan.

Pelatihan Smart City ini terselenggara berkat dana insentif pengembangan SDM bidang Informatika, yang diterima oleh Pusdiklat Kementerian Kominfo pada bulan Agustus 2019. Dana insentif tersebut diperoleh dari Kementerian Keuangan merujuk pada status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh Kementerian Kominfo 3 tahun berturut-turut. Dikarenakan tingginya antusiasme dari pemerintah Kabupaten dan Kota untuk mengikuti acara ini, maka ke depan Pelatihan ini akan diperbanyak dan menjadi agenda rutin bagi Pusdiklat Kominfo. (pusdiklat/AHP/hdn)

Tag: