Tulis yang Anda cari

Berita Featured

Pusdiklat Kominfo Selenggarakan Training of Trainers (ToT) Analisis Media Sosial untuk Komunikasi Publik Secara Daring

Share

Jakarta – Pusdiklat Kominfo. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Kominfo menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Analisis Media Sosial untuk Komunikasi Publik pada tanggal 15-19 Februari 2021. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Pusdiklat Kemkominfo menyelenggarakan ToT secara daring/virual melalui aplikasi zoom dan Learning Management System (LMS Pusdiklat) mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Tedapat 20 peserta yang berasal dari beberapa instansi yang berbeda yaitu 15 orang dari Pusdiklat Kominfo, 3 orang dari STMM Yogyakarta dan 2 orang dari BPPTIK Kominfo Cikarang.

Pada hari pertama, kegiatan ini diawali dengan laporan dari Usuluddin selaku Kepala Pusdiklat dan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Litbang SDM, Hary Budiarto. Kepala Pusdiklat dalam laporannya, Usuluddin menyampaikan pelaksanaan TOT Analisis Media Sosial ini dibarengi dengan Pelatihan JFPH Tingkat Keahlian Angkatan I yang dilakukan secara daring melalui zoom dan LMS Pusdiklat. Usuluddin mengharapkan peserta dapat lulus dalam pelatihan ini sehingga dapat diangkat menjadi pranata humas bagi peserta pelatihan JFPH dan pengajar bagi peserta ToT Analisis Media Sosial.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Litbang SDM, Hary Budiarto menyampaikan paparan mengenai “Peran Humas Pemerintah di Era Revolusi Industri 4.0”. Hary Budiarto juga berpesan agar peserta dapat memanfaatkan perkembangan teknologi yang sangat cepat untuk meningkatkan layanan dan komunikasi publik sehingga tidak kalah cepat dengan hoax yang beredar.

ToT Analisis Media Sosial dibagi menjadi 2 klaster yaitu Klaster Pengantar Analisis Media Sosial dan Klaster Analisis Media Sosial – Rekomendasi Rencana Aksi Komunikasi. Masing-masing klaster diikuti oleh 10 peserta yang diharapkan dapat fokus dalam masing-masing sub topik/kompetensi yang akan dibahas. Materi yang diberikan pada klaster 1 yaitu isu – opini publik dan pengantar analisis media sosial. Kemudian materi yang diberikan pada klaster 2 yaitu analisis media sosial dan rekomendasi rencana aksi komunikasi. Selain materi tersebut, seluruh peserta ToT Analisis Media Sosial juga diberikan materi tentang metode pembelajaran, media pembelajaran dan rencana pembelajaran serta simulasi micro teaching.

Penyelengaraan ToT Analisis Media Sosial selama 5 hari ini diharapkan dapat membantu peserta dalam menyiapkan proses pembelajaran dalam pelatihan Analisis Media Sosial selanjutnya. (pusdiklat/ada)

 

Tag: